Keterangan Gambar : KAMPANYE: Astra Motor Kaltim 1 memberikan sosialisasi keselamatan berkendara ke siswa SMA 4 Balikpapan.
JAKARTA, konklusi.id - Edukasi keselamatan berkendara kini tak lagi identik dengan ceramah kaku dan teori panjang. Di SMA Negeri 4 Balikpapan, puluhan pelajar justru terlihat antusias saat mengikuti program Safety Riding yang digelar Astra Motor Kaltim 1. Sebanyak 62 siswa terlibat aktif dalam kegiatan yang mengemas keselamatan sebagai pengalaman belajar yang ringan dan menyenangkan.
Sejak sesi awal, suasana kelas tampak berbeda. Para siswa
tak sekadar duduk mendengarkan, tetapi diajak berdiskusi, menjawab pertanyaan,
hingga mempraktikkan gerakan dasar saat berkendara. Materi dipandu langsung
oleh Instruktur Safety Riding Astra Motor Kaltim 1, Rissang Ferisandy.
Ia menyampaikan keselamatan bukan hanya soal keahlian
mengendarai motor, tetapi juga membentuk cara berpikir sebelum berada di jalan.
Peserta diperkenalkan pentingnya penggunaan helm berstandar SNI, posisi tubuh
yang benar, serta teknik dasar berkendara yang aman.
Tak kalah penting, para pelajar juga diajak mengenali
potensi bahaya yang sering tidak disadari. Mulai dari area blind spot kendaraan
roda empat hingga teknik pengereman yang tepat di berbagai kondisi jalan.
Materi tersebut dikemas melalui simulasi sederhana agar mudah dipahami.
“Kalau sudah paham risikonya sejak sekarang, nanti saat
mereka benar-benar berkendara, refleks aman itu sudah terbentuk,” ujar Rissang.
Meski sebagian besar peserta masih berstatus sebagai
penumpang, edukasi ini dinilai penting sebagai bekal awal. Menurut Rissang,
kebiasaan aman tidak bisa dibentuk secara instan ketika seseorang sudah memegang
setang motor. “Justru yang paling efektif adalah menanamkan pola pikir sejak
usia sekolah,” katanya.
Keseruan makin terasa saat sesi kuis digelar. Para pelajar
berlomba menjawab pertanyaan seputar keselamatan. Gelak tawa dan tepuk tangan
mengiringi setiap sesi. Di akhir kegiatan, Astra Motor Kaltim 1 menyerahkan
helm kepada pihak sekolah sebagai bentuk dukungan terhadap budaya berkendara
aman.
Selain itu, pelajar juga dikenalkan dengan berbagai fitur
terbaru sepeda motor Honda serta pemanfaatan aplikasi MotorkuX untuk perawatan
kendaraan dan layanan purna jual. Edukasi teknologi ini sekaligus membuka
wawasan mereka soal dunia otomotif modern.
Astra Motor Kaltim 1 menaruh harapan besar pada generasi
muda Balikpapan. Melalui pendekatan yang lebih dekat dengan dunia pelajar,
keselamatan tidak lagi terasa sebagai kewajiban semata, tetapi menjadi
kebutuhan yang tumbuh dari kesadaran diri. (uyu)
Tulis Komentar