Tanpa Marselino, Garuda Muda Diuji Kedalaman Skuad di SEA Games 2025

$rows[judul] Keterangan Gambar : Marselino Ferdinan tidak mendapatkan izin dari klubnya untuk bergabung di Timnas U-22 karena mengalami cedera hamstring.

JAKARTA, konklusi.id - Garuda Muda harus memulai petualangannya di SEA Games 2025 dengan satu lubang penting di lini permainan. Marselino Ferdinan dipastikan absen. Gelandang kreatif yang selama ini menjadi motor serangan tim nasional U-22 itu batal bergabung karena cedera hamstring yang belum pulih.

Kepastian itu disampaikan pelatih Indra Sjafri setelah berkoordinasi dengan klub Marselino, AS Trencin. Klub asal Slowakia tersebut belum mengizinkan sang pemain dilepas karena masih dalam proses pemulihan. Keputusan itu membuat Timnas U-22 harus segera beradaptasi dengan komposisi baru.

Indra tak menunggu lama. Rifqi Ray Farandi dari Persik Kediri langsung disiapkan sebagai pengganti. Gelandang muda tersebut bahkan langsung terbang ke Thailand untuk bergabung dengan tim yang saat ini tengah menjalani pemusatan latihan di Chiang Mai. “Ini bagian dari dinamika tim. Kami sudah siapkan skema alternatif,” kata Indra.

Absennya Marselino jelas menjadi tantangan tak kecil. Pemain yang dikenal dengan visi permainan, keberanian duel satu lawan satu, dan ketajaman tendangan jarak jauh itu selama ini menjadi pembeda di banyak laga penting. Kehilangannya memaksa tim pelatih mengatur ulang keseimbangan lini tengah.

Namun bagi Indra, situasi ini juga membuka panggung bagi pemain lain. Rifqi datang bukan sekadar sebagai pelengkap. Ia diharapkan mampu mengisi ruang yang ditinggalkan Marselino dengan karakter permainan yang berbeda: lebih sederhana, disiplin, dan kuat dalam duel.

Di sisi lain, Indra tetap mengapresiasi perjuangan PSSI dalam mengamankan pemain-pemain abroad meski ajang SEA Games tak masuk kalender FIFA Matchday. Nama-nama seperti Ivar Jenner, Mauro Zijlstra, hingga Dion Markx tetap bisa memperkuat tim.

Marselino sendiri sebenarnya sangat antusias untuk tampil di Thailand. Keinginannya mengenakan seragam Garuda di ajang multievent Asia Tenggara itu harus tertunda. Fokus pemulihan kini menjadi prioritas agar ia bisa kembali dalam kondisi terbaik di level klub dan tim nasional.

Sementara itu, Garuda Muda terus menggenjot persiapan jelang laga perdana melawan Filipina pada 8 Desember 2025. Empat hari berselang, Myanmar menjadi lawan berikutnya. Seluruh laga digelar di Stadion 700th Anniversary, Chiang Mai, pada pukul 18.00 WIB.

Perubahan komposisi grup juga terjadi setelah Kamboja mundur. Singapura yang sebelumnya berada di grup yang sama dipindahkan ke Grup A. Situasi ini membuat persaingan di Grup B kini lebih mengerucut. (uyu)

Tulis Komentar

(Tidak ditampilkan dikomentar)