Keterangan Gambar : John Herdman (kiri) resmi diperkenalkan sebagai kepala pelatih Tim Nasional Indonesia dalam konferensi pers yang digelar di Hotel Mulia, Senayan, Jakarta, Selasa (13/1/2025). Acara perkenalan tersebut dihadiri Ketua Umum PSSI Erick Thohir.
KONKLUSI.ID- PSSI resmi memperkenalkan John Herdman sebagai kepala pelatih Tim Nasional Indonesia dalam konferensi pers yang digelar di Hotel Mulia, Senayan, Jakarta, Selasa (13/1/2025). Acara perkenalan tersebut dihadiri Ketua Umum PSSI Erick Thohir, Wakil Ketua Umum Ratu Tisha, jajaran Komite Eksekutif PSSI, serta asisten pelatih César Meylan yang akan mendampingi Herdman di tim kepelatihan.
Dalam pernyataan perdananya sebagai pelatih Timnas
Indonesia, Herdman menyampaikan keyakinannya terhadap potensi sepak bola nasional,
terutama dukungan besar dari suporter dan masyarakat. Menurut pelatih berusia
50 tahun itu, Indonesia memiliki modal penting untuk bersaing di level
tertinggi.
“Saya melihat peluang di Indonesia. Kelompok
penggemar dan masyarakat di sini pantas berada di panggung tertinggi sepak bola
dunia,” ujar Herdman dikutip dari
kitagaruda.id
Ia menekankan bahwa pemahaman terhadap budaya lokal
menjadi aspek penting dalam proyek jangka panjang Timnas Indonesia. Adaptasi
terhadap budaya sepak bola dan sosial dinilainya sebagai fondasi untuk
membangun tim yang kompetitif dan berkelanjutan.
Herdman juga menyebut target jangka panjang tim
nasional diarahkan pada upaya lolos ke Piala Dunia 2030. Meski demikian, ia
mengakui waktu persiapan yang tersedia relatif singkat sehingga membutuhkan langkah
yang terukur dan cepat.
“Kami memiliki waktu yang sangat singkat. Fase awal ini adalah untuk mendengarkan dan memahami, lalu bertindak dengan jelas agar bisa mendapatkan hasil dalam waktu dekat,” katanya. Terkait agenda terdekat, Herdman mengungkapkan bahwa persiapan menuju laga internasional pada Maret mendatang telah dimulai. Ia menyebut telah menjalin komunikasi dengan kapten tim, para pemimpin skuad, serta lebih dari 60 pemain yang masuk dalam pantauan awal.
“Ini tentang membangun standar, kebiasaan, dan identitas tim yang dibutuhkan untuk bersaing dan lolos ke turnamen besar,” ujar Herdman. Ia juga menyoroti pentingnya membangun ekosistem pendukung di sekitar tim nasional, termasuk peran asisten pelatih César Meylan dan elemen pendukung lainnya, guna meningkatkan standar kerja tim secara menyeluruh.
John Herdman dikenal memiliki rekam jejak kuat di level internasional. Ia tercatat sebagai satu-satunya pelatih yang berhasil membawa tim nasional putra dan putri dari satu negara lolos ke Piala Dunia. Bersama Timnas Putri Selandia Baru, Herdman tampil di Piala Dunia 2007 dan 2011 serta meraih dua medali perunggu Olimpiade 2012 dan 2016. Di sektor putra, ia membawa Kanada lolos ke Piala Dunia 2022 setelah penantian 36 tahun dan mengangkat peringkat FIFA Kanada dari posisi 77 ke peringkat 33 dunia. (ara/e3)
Tulis Komentar